<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Megawati Archives - trendorahub.id</title>
	<atom:link href="https://trendorahub.id/tag/megawati/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://trendorahub.id/tag/megawati/</link>
	<description>Update Tren Viral &#38; Fenomena Media Sosial Terhangat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 11:18:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>
	<item>
		<title>Megawati dan Prananda Ungkap Kembali Jejak Kudatuli</title>
		<link>https://trendorahub.id/megawati-dan-prananda-ungkap-kembali-jejak-kudatuli/</link>
					<comments>https://trendorahub.id/megawati-dan-prananda-ungkap-kembali-jejak-kudatuli/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 11:18:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Tren Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kudatuli]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<category><![CDATA[Prananda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://trendorahub.id/?p=474</guid>

					<description><![CDATA[<p>Megawati dan Prananda Kembali Menelusuri Jejak Kudatuli Lewat Pameran Sejarah DemokrasiPresiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, membuka pameran sejarah dan arsip foto bertajuk “Meretas Jalan Demokrasi” di Ruang Museum Koleksi, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026). Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian refleksi 30 tahun [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://trendorahub.id/megawati-dan-prananda-ungkap-kembali-jejak-kudatuli/">Megawati dan Prananda Ungkap Kembali Jejak Kudatuli</a> appeared first on <a href="https://trendorahub.id">trendorahub.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Megawati dan Prananda Kembali Menelusuri Jejak Kudatuli Lewat Pameran Sejarah Demokrasi<br>Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, membuka pameran sejarah dan arsip foto bertajuk “Meretas Jalan Demokrasi” di Ruang Museum Koleksi, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian refleksi 30 tahun peristiwa 27 Juli 1996 atau yang dikenal sebagai Kudatuli.</mark>&nbsp;Kegiatan ini menghadirkan berbagai arsip sejarah yang merekam perjalanan demokrasi Indonesia, termasuk dinamika politik yang terjadi menjelang era Reformasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://nasional.kompas.com/read/2026/07/21/17395351/bgn-perkenalkan-5-pejabat-baru-ada-sekretaris-utama-hingga-deputi?source=headline">BGN Perkenalkan 5 Pejabat Baru, Ada Sekretaris Utama hingga Deputi</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati hadir bersama Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan putranya yang juga menjabat Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mengenang kembali perjalanan sejarah politik yang membentuk dinamika demokrasi nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati Resmikan Pameran Arsip Sejarah “Meretas Jalan Demokrasi”<br>Megawati tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 WIB dengan mengenakan pakaian bernuansa merah yang dipadukan dengan selendang batik. Setibanya di ruang pameran, ia disambut oleh jajaran pengurus DPP PDIP sebelum melakukan prosesi gunting pita sebagai tanda resmi pembukaan acara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah peresmian, Megawati bersama Prananda dan sejumlah pengurus partai meninjau berbagai koleksi yang ditampilkan. Sejarawan sekaligus Kepala Badan Sejarah PDIP, Bonnie Triyana, turut mendampingi rombongan sambil menjelaskan konteks sejarah dari setiap arsip.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran ini menampilkan perjalanan politik dan sosial Indonesia dalam rentang waktu 1965 hingga 1999. Koleksi yang dipamerkan mencakup perjalanan politik Presiden Soekarno, kiprah Megawati dalam politik nasional, hingga berbagai peristiwa yang berkaitan dengan Kudatuli dan Reformasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arsip Kudatuli Menjadi Bagian Penting Perjalanan Demokrasi Indonesia<br>Salah satu koleksi yang menarik perhatian Megawati adalah foto ketika dirinya memberikan keterangan kepada wartawan setelah terpilih sebagai Ketua Umum PDI pada 1993.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bonnie Triyana menjelaskan bahwa foto tersebut menjadi salah satu arsip penting yang merekam perjalanan politik Megawati sebelum memasuki fase perubahan besar dalam sejarah demokrasi Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini foto yang sangat ikonik dari perwarta foto saat itu,” ujar Bonnie saat menjelaskan koleksi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Megawati juga melihat sejumlah foto yang menggambarkan kondisi Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, setelah terjadi penyerbuan pada 27 Juli 1996.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Foto-foto tersebut memperlihatkan kerusakan bangunan kantor akibat insiden yang kemudian menjadi salah satu peristiwa politik penting menjelang berakhirnya masa Orde Baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa Kudatuli dan Konflik Internal PDI Tahun 1996<br><mark>Peristiwa Kudatuli terjadi pada 27 Juli 1996 di Kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.</mark>&nbsp;Insiden tersebut berawal dari konflik kepengurusan PDI antara kubu Megawati Soekarnoputri dan kubu Soerjadi yang saat itu memperoleh dukungan pemerintah Orde Baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyerbuan terhadap kantor yang ditempati pendukung Megawati kemudian memicu kerusuhan di sejumlah wilayah Jakarta. Peristiwa tersebut menjadi salah satu momentum yang memperkuat tuntutan perubahan politik dan demokrasi di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan catatan Komnas HAM, peristiwa Kudatuli mengakibatkan lima orang meninggal dunia, 149 orang mengalami luka-luka, dan 23 orang dinyatakan hilang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Refleksi Sejarah Melalui Dokumentasi dan Testimoni Pelaku<br>Dalam rangkaian pameran, Megawati juga menyaksikan tayangan video dokumenter yang mengangkat kembali peristiwa Kudatuli. Dokumentasi tersebut menjadi media untuk memahami pengalaman para tokoh dan masyarakat yang terlibat dalam peristiwa tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum meninggalkan lokasi, Megawati menuliskan pesan pada akrilik yang telah disediakan di area akhir pameran. Pesan tersebut menjadi bagian dari rangkaian refleksi sejarah yang ditampilkan kepada pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian testimoni dari tiga tokoh yang memiliki pengalaman langsung dalam peristiwa Kudatuli. Kesaksian tersebut memberikan perspektif mengenai dampak sosial dan politik dari peristiwa yang terjadi tiga dekade lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pameran Sejarah Dorong Pemahaman Generasi Muda tentang Demokrasi<br>Pameran “Meretas Jalan Demokrasi” tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang peristiwa Kudatuli, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi masyarakat. Melalui arsip foto, dokumen, dan kesaksian tokoh, pengunjung dapat memahami perjalanan demokrasi Indonesia secara lebih mendalam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Refleksi terhadap peristiwa masa lalu dinilai penting agar generasi saat ini memahami nilai demokrasi, kebebasan politik, serta pentingnya menjaga proses demokratis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kegiatan ini, jejak sejarah Kudatuli kembali dihadirkan sebagai bagian dari perjalanan panjang demokrasi Indonesia yang terus berkembang hingga saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga &#8220;<strong><em><a href="https://berita.liputan6.com/politik/read/8251268/penjelasan-istana-soal-rencana-prabowo-pangkas-anggaran-tni-polri?_gl=1*1iwvp3a*_gcl_au*MTU2OTA3MzQ3LjE3ODQ2MzIwMTI.*_ga*MjEwMjYzNDUzNi4xNzg0NjMyMDEy*_ga_32EZW1NHGX*czE3ODQ2MzIwMTEkbzEkZzEkdDE3ODQ2MzI1NTgkajYwJGwwJGg1NjU5OTk3ODU.">Penjelasan Istana soal Rencana Prabowo Pangkas Anggaran TNI-Polri</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://trendorahub.id/megawati-dan-prananda-ungkap-kembali-jejak-kudatuli/">Megawati dan Prananda Ungkap Kembali Jejak Kudatuli</a> appeared first on <a href="https://trendorahub.id">trendorahub.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://trendorahub.id/megawati-dan-prananda-ungkap-kembali-jejak-kudatuli/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dubes Apresiasi Surat Ucapan Megawati ke Pemimpin Iran</title>
		<link>https://trendorahub.id/dubes-apresiasi-surat-ucapan-megawati-ke-pemimpin-iran/</link>
					<comments>https://trendorahub.id/dubes-apresiasi-surat-ucapan-megawati-ke-pemimpin-iran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[setnis]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 23:47:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Update Tren Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://trendorahub.id/?p=100</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dubes Iran Apresiasi Surat Ucapan Selamat Megawati kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru Pemerintah Iran menyampaikan apresiasi atas surat ucapan duka dan selamat yang dikirim Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, kepada kepemimpinan baru Republik Islam Iran. Pesan tersebut dikirim setelah wafatnya pemimpin tertinggi Iran sebelumnya dan penunjukan pemimpin baru melalui mekanisme resmi negara. Duta [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://trendorahub.id/dubes-apresiasi-surat-ucapan-megawati-ke-pemimpin-iran/">Dubes Apresiasi Surat Ucapan Megawati ke Pemimpin Iran</a> appeared first on <a href="https://trendorahub.id">trendorahub.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Dubes Iran Apresiasi Surat Ucapan Selamat Megawati kepada Pemimpin Tertinggi Iran yang Baru</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Iran menyampaikan apresiasi atas surat ucapan duka dan selamat yang dikirim Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, kepada kepemimpinan baru Republik Islam Iran. Pesan tersebut dikirim setelah wafatnya pemimpin tertinggi Iran sebelumnya dan penunjukan pemimpin baru melalui mekanisme resmi negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyebut sikap Megawati mencerminkan kepemimpinan yang menjunjung perdamaian dan nilai kemanusiaan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Jenderal Indonesian Democratic Party of Struggle, Hasto Kristiyanto, di Jakarta pada 15 Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://trendorahub.id/polda-metro-jaya-buka-posko-aduan-kasus-air-keras-aktivis/">Polda Metro Jaya Buka Posko Aduan Kasus Air Keras Aktivis</a></em></strong>&#8220;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Hasto, pihak Kedutaan Besar Iran menilai Megawati sebagai tokoh yang konsisten menyuarakan keadilan global. Ia juga dianggap cepat menunjukkan solidaritas diplomatik dalam situasi penting yang dihadapi Iran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Surat Megawati Disampaikan Melalui Dubes Iran</p>



<p class="wp-block-paragraph">Surat tersebut diserahkan langsung oleh Megawati Soekarnoputri kepada Dubes Iran beberapa hari sebelum pernyataan apresiasi disampaikan ke publik. Dokumen itu berisi ucapan selamat atas penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><mark>Penunjukan Mojtaba Khamenei terjadi setelah wafatnya pemimpin sebelumnya, Ali Khamenei.</mark>&nbsp;Ia terpilih melalui keputusan Majelis Pakar Iran yang terdiri dari para ulama senior dan tokoh agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pernyataannya, Megawati menyebut penunjukan tersebut berlangsung di tengah situasi geopolitik yang penuh tantangan. Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepada Mojtaba Khamenei menunjukkan dukungan besar dari para ulama dan masyarakat Iran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa stabilitas, memperkuat kedaulatan nasional, serta menjaga posisi Iran dalam percaturan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati Soroti Nilai Persatuan dan Kedaulatan Bangsa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam suratnya, Megawati menyinggung pemikiran geopolitik ayahnya, Sukarno. Ia menyebut gagasan persatuan bangsa dan kemandirian negara menjadi landasan penting dalam membangun hubungan internasional yang adil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati menilai prinsip tersebut relevan dengan perjalanan sejarah Iran yang panjang. Menurutnya, bangsa Iran mampu mempertahankan kedaulatan politik dan identitas nasional meski menghadapi tekanan ekonomi serta sanksi internasional selama bertahun-tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga mengaitkan nilai tersebut dengan konsep Trisakti yang pernah diperkenalkan Sukarno. Konsep itu menekankan kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian dalam kebudayaan sebagai fondasi negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati meyakini kepemimpinan baru Iran dapat melanjutkan perjuangan para tokoh revolusi sebelumnya dalam menjaga kedaulatan nasional dan memperjuangkan keadilan global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seruan Perdamaian dan Peran Aktif PBB</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menyampaikan ucapan selamat, Megawati juga menyinggung pentingnya kerja sama internasional untuk menjaga perdamaian dunia. Ia menekankan bahwa hubungan antarnegara seharusnya dibangun di atas prinsip kesetaraan dan hidup berdampingan secara damai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam surat tersebut, Megawati juga mengingatkan kembali pidato Sukarno di Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1960 yang berjudul “To Build the World Anew.” Pidato tersebut menyoroti bahaya imperialisme dan pentingnya reformasi sistem global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati berharap United Nations dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam menyelesaikan konflik internasional. Ia menilai organisasi tersebut harus mampu melindungi kedaulatan negara serta mendorong dialog sebagai jalan utama penyelesaian sengketa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, negara-negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin memiliki peran penting dalam mendorong terciptanya tata dunia yang lebih adil dan damai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diplomasi Nilai dan Hubungan Antarbangsa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Megawati menutup suratnya dengan doa agar kepemimpinan Mojtaba Khamenei mampu membawa Iran keluar dari berbagai tantangan yang dihadapi. Ia juga berharap hubungan antarbangsa dapat terus berkembang melalui dialog, solidaritas, dan saling menghormati kedaulatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apresiasi dari pemerintah Iran menunjukkan bahwa pesan tersebut memiliki makna diplomatik yang kuat. Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap kepemimpinan baru Iran, surat tersebut juga mencerminkan pandangan Megawati tentang pentingnya solidaritas global dan kerja sama internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah dinamika geopolitik dunia yang terus berubah, komunikasi diplomatik seperti ini dinilai penting untuk menjaga hubungan antarnegara tetap konstruktif. Pendekatan berbasis nilai kemanusiaan dan perdamaian menjadi salah satu fondasi dalam membangun stabilitas global di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">baca juga&#8221;<strong><em><a href="https://www.liputan6.com/news/read/6279359/doa-megawati-saat-umrah-prananda-dan-puan-rukun-jauh-dari-fitnah#google_vignette">Doa Megawati Saat Umrah: Prananda dan Puan Rukun, Jauh dari Fitnah</a></em></strong>&#8220;</p>
<p>The post <a href="https://trendorahub.id/dubes-apresiasi-surat-ucapan-megawati-ke-pemimpin-iran/">Dubes Apresiasi Surat Ucapan Megawati ke Pemimpin Iran</a> appeared first on <a href="https://trendorahub.id">trendorahub.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://trendorahub.id/dubes-apresiasi-surat-ucapan-megawati-ke-pemimpin-iran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
