Prabowo Minta Menteri ESDM Percepat Penanganan Pemadaman Listrik di Kalimantan
Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera mengambil langkah untuk mengatasi gangguan listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Pemerintah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk memastikan pemulihan pasokan listrik berjalan cepat dan terukur.
Baca Juga “Pramono Geram TPS Liar di Jakarta, Perusahaan Penimbun Sampah Disanksi“
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas yang membahas kondisi kelistrikan nasional. Pertemuan itu turut dihadiri Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto serta Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria.
Pemerintah Koordinasikan Pemulihan Listrik Bersama PLN
Usai rapat, Bahlil menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus agar Kementerian ESDM segera berkoordinasi dengan PLN. Langkah tersebut dilakukan untuk menyelesaikan gangguan listrik yang berdampak pada masyarakat di beberapa wilayah Kalimantan.
“Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden. Di dalam pembahasan itu, salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan PLN, persoalan listrik yang kami harus akui di beberapa wilayah, khususnya di Kalimantan, masih ada pemadaman di beberapa titik,” ujar Bahlil.
Ia menegaskan pemerintah akan melakukan penanganan berdasarkan kondisi teknis di lapangan. Menurutnya, penyelesaian gangguan listrik harus dilakukan melalui langkah yang terukur agar sistem kelistrikan dapat kembali berjalan normal.
“Karena itu, Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik,” kata Bahlil.
Gangguan Listrik Disebabkan Pemeliharaan dan Masalah Pembangkit
Bahlil menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari PLN, pemadaman yang terjadi bukan disebabkan oleh keterbatasan energi. Gangguan tersebut berkaitan dengan proses pemeliharaan serta kendala teknis pada jaringan dan sejumlah fasilitas pembangkit.
Menurut informasi yang diterima pemerintah, pasokan energi secara umum masih mencukupi. Namun, proses perbaikan pada infrastruktur kelistrikan menyebabkan distribusi listrik mengalami gangguan di beberapa lokasi.
Pemerintah memastikan penanganan akan dilakukan dalam waktu dekat dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Percepatan perbaikan menjadi prioritas untuk menjaga aktivitas masyarakat dan sektor ekonomi tetap berjalan.
PLN Percepat Perbaikan Sistem Interkoneksi Kalselteng
Sebelumnya, PLN telah melakukan upaya pemulihan terhadap sejumlah unit pembangkit dalam Sistem Interkoneksi Kalimantan. Perbaikan tersebut difokuskan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng), Iwan Soelistijono, mengatakan perusahaan mengerahkan tim teknis serta memperkuat koordinasi dengan pengelola pembangkit dan pemangku kepentingan.
“Bersama pengelola pembangkit dan seluruh pemangku kepentingan, PLN mengerahkan personel terbaik serta memperkuat koordinasi teknis agar pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat segera kembali optimal,” jelas Iwan.
Gangguan tersebut terjadi setelah adanya kendala pada generator PLTU Asam-Asam serta kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit milik Independent Power Producer (IPP). Kondisi itu menyebabkan kemampuan pasokan listrik dalam sistem interkoneksi mengalami penurunan sementara.
PLN Pastikan Pemulihan Berjalan hingga Sistem Kembali Normal
PLN menjadikan percepatan penyelesaian gangguan pembangkit sebagai fokus utama. Seluruh personel teknis di lapangan terus melakukan perbaikan agar unit pembangkit yang terdampak dapat kembali beroperasi secara bertahap.
Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak pemadaman. PLN memastikan upaya pemulihan dilakukan secara maksimal dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keandalan sistem.
Selain melakukan perbaikan teknis, PLN mengapresiasi dukungan masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah selama proses pemulihan berlangsung. Kerja sama masyarakat dinilai membantu menjaga kondisi tetap kondusif selama pasokan listrik belum sepenuhnya pulih.
Pemerintah bersama PLN akan terus memantau perkembangan sistem kelistrikan Kalimantan. Melalui koordinasi antara Kementerian ESDM, PLN, dan pemangku kepentingan lainnya, pemulihan pasokan listrik diharapkan segera selesai serta mampu memperkuat keandalan energi di wilayah tersebut.
Baca Juga “Pemprov DKI ajak pria tingkatkan wawasan tentang kesehatan reproduksi“