Basarnas Temukan Lagi Satu Korban di Bodi KM Virgo

Basarnas

Basarnas Temukan Lagi Satu Korban KM Virgo Transport 8
Tim Penyelam Basarnas Kembali Temukan Korban di Bodi KM Virgo

Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) bersama tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu.

Korban ditemukan ketika tim penyelam BSG melakukan pencarian di dalam bodi KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di dasar laut. Pencarian tersebut menjadi bagian dari operasi SAR untuk menemukan penumpang dan awak kapal yang masih dinyatakan hilang.

Baca Juga “Basarnas Temukan Lagi Satu Korban Meninggal Kapal Virgo di Masalembo

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan korban ditemukan pada pukul 14.14 WITA. Penemuan tersebut terjadi ketika penyelam melakukan pemeriksaan di bagian dalam kapal yang berada dalam kondisi tenggelam.

Setelah berhasil menemukan korban, tim penyelam langsung melakukan proses evakuasi. Korban kemudian berhasil dikeluarkan dari dalam kapal dan dibawa menuju KN SAR Kamajaya.

Proses evakuasi menuju KN SAR Kamajaya berlangsung menggunakan sekoci kapal. Korban tiba di kapal tersebut pada pukul 15.15 WITA untuk menjalani proses evakuasi lanjutan.

Penemuan korban di dalam bodi kapal menunjukkan bahwa pencarian masih terus dilakukan pada sejumlah bagian KM Virgo Transport 8. Tim penyelam Basarnas juga harus bekerja dengan memperhatikan kondisi kapal yang telah tenggelam di dasar laut.

Basarnas Evakuasi Korban Menggunakan Helikopter

Setelah korban berada di KN SAR Kamajaya, Basarnas melanjutkan proses evakuasi menuju daratan. Evakuasi dilakukan dengan dukungan Helikopter HR 3601 milik Basarnas.

Helikopter tersebut mengangkut korban dari KN SAR Kamajaya menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru. Proses evakuasi udara berlangsung pada pukul 16.22 WITA.

Setibanya di Lanud Syamsudin Noor, korban selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin. Rumah sakit tersebut akan menangani korban sekaligus mendukung proses identifikasi lebih lanjut.

Proses identifikasi menjadi bagian penting setelah korban ditemukan dalam operasi pencarian. Petugas perlu memastikan identitas korban sebelum informasi tersebut dapat disampaikan secara lebih lanjut kepada pihak keluarga.

Basarnas juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait selama proses evakuasi. Koordinasi dilakukan mulai dari lokasi penemuan, pemindahan korban ke kapal, hingga pengiriman korban menuju fasilitas kesehatan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan bahwa seluruh unsur SAR masih berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban.

“Seluruh unsur SAR terus berupaya maksimal dalam pencarian dan evakuasi korban,” kata Syafii.

Operasi SAR KM Virgo Masih Berlanjut

Basarnas belum menghentikan operasi pencarian setelah menemukan satu korban tambahan. Tim SAR gabungan masih menyisir area sekitar lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo.

Pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan berbagai unsur yang tersedia. Basarnas mengerahkan tim penyelam, sarana laut, serta dukungan udara untuk menjangkau area pencarian.

Penggunaan tim penyelam menjadi salah satu bagian penting dalam pencarian korban yang diduga masih berada di dalam kapal. Tim juga melakukan pencarian di sekitar badan kapal yang berada di dasar laut.

Sementara itu, unsur laut digunakan untuk mendukung mobilitas personel dan proses evakuasi. Dukungan udara membantu memperkuat operasi pencarian sekaligus mendukung kebutuhan evakuasi ketika korban berhasil ditemukan.

Basarnas menyatakan keselamatan personel tetap menjadi perhatian selama operasi berlangsung. Kondisi perairan dan lingkungan di sekitar kapal menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan oleh tim di lapangan.

Pencarian juga dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi yang dihadapi tim SAR. Setiap korban yang ditemukan kemudian menjalani proses evakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sebanyak 118 Korban Telah Ditemukan

Penemuan satu korban pada Minggu menambah jumlah korban yang berhasil ditemukan selama operasi SAR KM Virgo Transport 8. Hingga hari kedelapan operasi, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 118 orang telah ditemukan.

Data tersebut tercatat hingga Minggu pukul 16.00 WITA. Dari 118 orang yang ditemukan, sebanyak 108 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Sementara itu, sebanyak 10 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Basarnas masih melakukan pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan.

Berdasarkan data manifes, KM Virgo Transport 8 mengangkut total 243 orang. Dengan demikian, masih terdapat 125 orang yang belum ditemukan berdasarkan data operasi SAR hingga Minggu pukul 16.00 WITA.

Data tersebut menjadi dasar bagi tim SAR dalam melanjutkan pencarian. Basarnas bersama unsur gabungan terus melakukan upaya untuk menemukan seluruh korban yang masih dinyatakan hilang.

Perubahan jumlah korban akan disampaikan berdasarkan hasil pencarian dan proses identifikasi. Karena itu, data operasi SAR dapat diperbarui apabila tim kembali menemukan korban atau mendapatkan informasi terbaru dari lapangan.

Kronologi KM Virgo Transport 8 Mengalami Kecelakaan

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kapal tersebut berangkat pada 12 September 2026 dengan membawa 243 orang berdasarkan data manifes.

Dalam perjalanan menuju Banjarmasin, kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk di wilayah Laut Jawa. Kondisi tersebut terjadi sebelum kapal akhirnya mengalami persoalan dalam pelayarannya.

KM Virgo Transport 8 kemudian dilaporkan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Hilangnya komunikasi dengan kapal menjadi dasar dilakukannya upaya pencarian oleh tim SAR.

Pada hari yang sama, keberadaan kapal akhirnya diketahui. Tim menemukan KM Virgo Transport 8 dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Penemuan kapal dalam kondisi terbalik kemudian menjadi titik penting dalam operasi pencarian. Tim SAR melakukan berbagai upaya untuk menemukan penumpang dan awak kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Operasi pencarian terus berkembang seiring ditemukannya korban. Tim juga melakukan pencarian di bagian dalam kapal setelah mengetahui adanya kemungkinan korban yang masih berada di dalam bodi KM Virgo Transport 8.

Pencarian Korban Mengandalkan Tim Penyelam dan Unsur Gabungan

Pencarian di dalam kapal yang tenggelam membutuhkan pengerahan penyelam dengan kemampuan khusus. Dalam operasi tersebut, Basarnas mengerahkan personel BSG bersama unsur SAR gabungan.

Tim penyelam melakukan pemeriksaan terhadap bagian kapal yang dapat dijangkau. Upaya tersebut dilakukan untuk menemukan korban yang mungkin masih berada di dalam bodi KM Virgo Transport 8.

Setiap proses penyelaman juga mempertimbangkan kondisi lingkungan bawah air. Personel harus memperhatikan keselamatan penyelam, kondisi kapal, serta situasi perairan di sekitar lokasi.

Selain penyelam, operasi melibatkan unsur sarana laut dan dukungan udara. Setiap unsur menjalankan fungsi masing-masing untuk memperluas jangkauan pencarian dan mempercepat proses evakuasi korban.

Koordinasi antartim menjadi bagian penting dalam operasi yang berlangsung selama beberapa hari tersebut. Informasi dari tim penyelam kemudian menjadi dasar bagi proses evakuasi ketika korban ditemukan.

Penemuan satu korban pada Minggu juga menunjukkan bahwa pencarian di sekitar dan di dalam KM Virgo Transport 8 masih terus memberikan hasil. Basarnas tetap melanjutkan operasi untuk menemukan korban lain yang belum diketahui keberadaannya.

Baca Juga “Basarnas Temukan Lagi Satu Korban Meninggal KM Virgo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *